Google search engine

Custom Search

7.17.2009

things to be shared

Many things i want to write since a had a blast "turn-to-19" party nite at my new "house" in Bandung, the one called 'kobel' , fulfill with bestfriends and sisters, many things talked and shared, but haven't got the chance because the internet connection is so damn low.

So i better wait till i get home tomorrow, so many things i want to share here. I haven't edit the evidence (photos) yet, so, it is not the right timing to write those happy things i had.

I just want to say, i feel very happy, but also sad, why did i feel sad? because something slip through my mind but i cannot get the explanation of that situation happened on my birthday night.

Simply, this is just a killing time typing things, i better get to sleep soon, tomorrow will be Cassey's and Jason's day to get their "2nd" tattoo. I cant wait to see it.

Hmmm tomorrow i'll be back to Jakarta, leaving this cold comforting air, also leaving something that really did make up my day , even just by words.
I cant hope much, because i'm just no one.

Begun by feeling, left up by fear. I just cant held that feeling anymore.

I'm so much afraid.

Anyway, good night. cant wait to write my story.

7.16.2009

a bit of lesson i got

I received this email from a friend of mine, i just want to share it with you guys, happy reading :D



Bila kita siap MENDAPATKAN, sudahkan kita juga siap untuk KEHILANGAN ?

Memang, ada beragam cara menyikapi kehilangan. Dari mulai marah-marah, menangis, protes pada takdir, hingga bunuh diri. Masih ingatkah Anda pada tokoh-tokoh ternama, yang tega membunuh diri sendiri hanya karena sukses mereka terancam pudar ? Barangkali kisah yang saya adaptasi dari The Healing Stories karya GW Burns berikut ini, dapat memberikan inspirasi.

Alkisah, seorang lelaki keluar dari pekarangan rumahnya, berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Sudah cukup lama ia menganggur. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Sementara para tetangganya sibuk memenuhi rumah dengan barang-barang mewah, ia masih bergelut memikirkan cara memenuhi kebutuhan pokok keluarganya sandang dan pangan. Anak-anaknya sudah lama tak dibelikan pakaian, istrinya sering marah-marah karena tak dapat membeli barang-barang rumah tangga yang layak. Laki-laki itu sudah tak tahan dengan kondisi ini, dan ia tidak yakin bahwa perjalanannya kali inipun akan membawa keberuntungan, yakni mendapatkan pekerjaan.

Ketika laki-laki itu tengah menyusuri jalanan sepi, tiba-tiba kakinya terantuk sesuatu. Karena merasa penasaran ia membungkuk dan mengambilnya. "Uh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok-penyok, " gerutunya kecewa. Meskipun begitu ia membawa koin itu ke sebuah bank.
"Sebaiknya koin ini Bapak bawa saja ke kolektor uang kuno," kata teller itu memberi saran.

Lelaki itupun mengikuti anjuran si teller, membawa koinnya ke kolektor.

Beruntung sekali, si kolektor menghargai koin itu senilai 30 dollar. Begitu senangnya, lelaki tersebut mulai memikirkan apa yang akan dia lakukan dengan rejeki nomplok ini.
Ketika melewati sebuah toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu sedang diobral. Dia bisa membuatkan beberapa rak untuk istrinya karena istrinya pernah berkata mereka tak punya tempat untuk menyimpan jambangan dan stoples.
Sesudah membeli kayu seharga 30 dollar, dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang.
Di tengah perjalanan dia melewati bengkel seorang pembuat mebel. Mata pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu yang dipanggul lelaki itu. Kayunya indah, warnanya bagus, dan mutunya terkenal. Kebetulan pada waktu itu ada pesanan mebel. Dia menawarkan uang sejumlah 100 dollar kepada lelaki itu. Terlihat ragu-ragu di mata laki-laki itu, namun pengrajin itu meyakinkannya dan dapat menawarkannya mebel yang sudah jadi agar dipilih lelaki itu. Kebetulan di sana ada lemari yang pasti disukai istrinya. Dia menukar kayu tersebut dan meminjam sebuah gerobak untuk membawa lemari itu. Dia pun segera membawanya pulang.

Di tengah perjalanan dia melewati perumahan baru. Seorang wanita yang sedang mendekorasi rumah barunya melongok keluar jendela dan melihat lelaki itu mendorong gerobak berisi lemari yang indah. Si wanita terpikat dan menawar dengan harga 200 dollar. Ketika lelaki itu nampak ragu-ragu, si wanita menaikkan tawarannya menjadi 250 dollar.
Lelaki itupun setuju. Kemudian mengembalikan gerobak ke pengrajin dan beranjak pulang. Di pintu desa dia berhenti sejenak dan ingin memastikan uang yang ia terima. Ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai 250 dollar.
Pada saat itu seorang perampok keluar dari semak-semak, mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur.

Istri si lelaki kebetulan melihat dan berlari mendekati suaminya seraya berkata, "Apa yang terjadi? Engkau baik saja kan ? Apa yang diambil oleh perampok tadi?"
Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata, "Oh, bukan apa-apa. Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi".

Memang, ada beragam cara menyikapi kehilangan. Semoga kita termasuk orang yang bijak menghadapi kehilangan dan sadar bahwa sukses hanyalah TITIPAN TUHAN. Benar kata orang bijak, manusia tak memiliki apa-apa kecuali pengalaman hidup. Bila Kita sadar kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan ?
Have a positive day !

Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan stress adalah kemampuan memilih pikiran yang tepat.
Kita akan menjadi lebih damai bila yang kita pikirkan adalah jalan keluar masalah.

7.10.2009

satu kata terus muncul tak tertata

mengilhami sebuah pikiran yang dulu nya jauh dari bermain kata pujangga

satu persatu harapan yang ada dihadapan, tak kunjung didapatkan karena kebohongan

bahkan menghilang entah tertelan

apa yang salah di diri itu?

tidakkah ada seorang makhluk yang ingin berubah?

makhluk hina namun menyimpan kualitas

itulah sebenarnya yang di inginkan

bukan sesuatu untuk didapatkan namun sesuatu yang harus diwujudkan


tak kunjung sesal oleh perlakuan, mengikrari segala janji manis yang diucap namun perbuatan penuh penyesalan

kehilangan dan terus kehilangan - selamanya kehilangan


akankah makhluk itu bertahan? mungkinkah dia akan mengubah satu titik di dalam kerusakan itu?

7.08.2009

I just got this sentence from my chat with Dayu just this hour.


"mennunjukkan sisi sweet girl and ur inner rebel"

that's ROCK ! hahaha
Beberapa hari lagi menuju hari dimana gw akan melakukan hal yang benar-benar harus dipikirkan untuk impact nya seumur hidup. Hahaha
I just can't wait to have that.

13 JULI !! well, it's not the exact date i will get those HOLLY thing (fufu) but, itu hari dimana gw akan berangkat ke Bandung untuk mendapatkan nya !

Apakah itu?

Tunggu saja cerita hari gw disaat gw telah mendapatkannya, ehhehe

By the way, it's getting closer to my birthday.
19 years old, i'm not old enough, i'm still immature , but i'll think about what should i do to change my bad past to be a better future, haha

I'm going to use my talent fully useful in my new year !!

I hope so.

And, sekalian deh, actually i want to say this, just by the blog, ya kali-kali dibaca ama orangnya.

"I know that you were mad when i've done that terrible thing i've said i don't want to do, but i did. I heard it from 'the evil baby'. I once feel bad about this when i know you are actually being mad when you've said that you wouldn't care about that and you did act that you were good with it (or were i just not care whether you were being mad or not), but.. i do realize and know it's an expression that you care, so I thank you, and I apologize for my stupid decision and behavior. You're a good friend and a best friend, i just don't want to disappoint you. No more. I promise, I've struggle my self not to do those thing anymore just because i have new problems a head. I will face all my problems in a good way. Thanks for the advices, thanks for your careness. O and also, I miss you just by the day you left! you do know that. Haha. And, also, i write this in a really sobber condition. So , i do will remember that i write this for you, IF you read it ( i hope so, even maybe 1 more month from now). I love you, you're my very good friend. Take care always.Haha"

Yea, kenapa gw nulis ini di blog, karena i dont know, lagi kepikiran sekarang, maybe about 1 or 2 more hours, gw uda lupa gw mo bilang ini ke orangnya. hahaha

I can't say the name but i hope you, yang tertuju, sadar. Hahahaha

:D